Apakah Bisa Thermal Scanner Mendeteksi Individu yang Terinfeksi Virus Corona?

Dengan adanya penyebaran virus corona membuat panik beberapa negara mengambil langkah antisipasi dengan memasang alat thermal scanner di bandara dan pintu masuk lainnya.

Di Negara Indonesia, Kementerian Kesehatan sudah memasang -/+135 alat pemindai di bandara, pelabuhan dan beberapa pintu masuk wisatawan mancanegara.

Dengan adanya kamera thermal scanner, nantinya para penumpang itu dapat dideteksi sejak dini apakah ada potensi gejala terjangkit virus corona atau tidak.

Apa itu Kamera Thermal Scanner?

Kamera Thermal scanner adalah alat yang dapat memindai dan mendeteksi suhu tubuh. Alat ini bisa merekam suhu dengan warna-warna yang berbeda. Suhu yang lebih dingin itu diberi warna biru, ungu, ataupun hijau. Sedangkan suhu yang lebih hangat dapat diberikan warna merah, oranye, atau kuning.

Baca juga: Thermal Scanner System, Pendeteksi Suhu Tubuh Terjangkit Virus Corona

Saat ini ramainya mewabah penyakit yang dapat dengan mudah menular lewat kontak langsung, penggunaan termometer non-kontak juga semakin meningkat.

Ada 3 jenis termometer non-kontak yang harus diketahui, yaitu termometer inframerah non-kontak (Non Contact Infrared Thermometer/NCIT), termometer timpani (termometer digital telinga) dan yang terakhir pemindai termal (thermal scanner).

Manfaat Penggunaan Kamera Thermal Scanner

Manfaat yang paling utama dari penggunaan Kamera Thermal Scanner ini untuk mengurangi resiko penularan penyakit melalui kontak langsung.

Selain itu, Kamera Thermal Scanner juga lebih mudah dan lebih cepat digunakan ketika menyaring sejumlah besar orang dalam pengaturan seperti di bandara atau penyeberangan perbatasan.

Tidak semua orang yang terinfeksi atau tertular Corona akan mengalami panas demam. Selain itu, demam bisa diturunkan dengan menggunakan obat antipiretik.

Karena itu, maka timbul pertanyaan bisakah kamera thermal scanner mendeteksi orang yang terinfeksi virus corona?

  • Thermal Scanner Hanya Untuk Memindai Suhu Tubuh

Alasan untuk hasil ini mungkin karena adanya keterlambatan munculnya gejala demam untuk penyakit menular seperti contohnya influenza atau penyakit SARS. Infeksi yang berhubungan dengan virus influenza dimulai beberapa jam sebelum munculnya gejala dan viremia (keberadaan virus dalam darah) dari penyakit demam berdarah dimulai satu hari sebelum timbulnya gejala demam.

Baca juga: Pemindai Suhu Tubuh, Perangkat Andalan Bisa Mendeteksi Virus Corona

Jisung Protech membawa Protech Thermal untuk menjadi solusi tepat untuk Anda. Protech Thermal membawa beberapa type product yang mempunyai kelebihannya masing-masing. Mulai dari menjangkau suhu tubuh seseorang dengan jarak yang luas ataupun kecil.

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*