Thermal Scanner System, Pendeteksi Suhu Tubuh Terjangkit Virus Corona

Dari Kementerian Kesehatan kini mengandalkan thermal scanner (pemindai suhu) untuk mendeteksi wabah Virus Corona yang masuk ke Indonesia. Thermal scanner sering digunakan untuk pengecekan suhu tubuh pada manusia.

Pada umumnya pengecekan suhu tubuh akan dilakukan setelah para penumpang turun dari pesawat. Namun secara intensif, Kementerian Kesehatan kini melakukan pengecekan di pesawat sebelum para penumpang turun untuk mencegah penyebaran virus corona.

Ada dua jenis thermal scanner yang biasa digunakan di bandara, yaitu thermal scanner yang dapat dipegang oleh tangan (thermal gun) dan perangkat thermal scanner lengkap beserta layar dan kamera pemantau suhu tubuh.

1. Thermal Gun

Thermal Gun ini di bandara digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh manusia sebelum mereka turun dari pesawat. Salah satu tanda-tanda terkena virus corona adalah demam.

Manusia bisa dikatakan demam ketika suhu tubuh sudah mencapai rata-rata suhu tubuh normal, yaitu 37,5 derajat. Thermal gun ini berfungsi untuk langsung mendeteksi gejala dan tanda awal virus corona tersebut.

Thermal gun juga bisa digunakan untuk memeriksa suhu tubuh secara perorangan. Berbeda halnya dengan thermal scanner camera yang bisa langsung memindai orang dalam sekaligus.

Selain itu, thermal scanner juga dilengkapi dengan kamera sehingga kita bisa memerhatikan penyebaran panas di bagian-bagian tubuh.

Berbeda dari thermal scanner camera, thermal gun ini tidak dilengkapi oleh kamera. Keunggulan dibandingkan thermal scanner camera adalah thermal gun mudah dibawa kemana-mana.

Dilansir dari Sciencing, Thermal gun bisa dipakai dengan menggunakan tangan, sekilas bentuknya seperti alat pemindai barcode. Thermal gun mengeluarkan sinar infra red yang bisa mengumpulkan energi yang dipancarkan, ditransimisikan dan dipantulkan dari objek.

Sensor yang ada dalam thermal gun kemudian akan mengubah data-data energi tersebut menjadi ukuran energi panas dari objek. Cara menggunakannya tinggal arahkan saja thermal gun ke objek untuk mengukur suhunya. Usahakan pengguna thermal gun berdiri sedekat mungkin dengan objek.

Setelah diarahkan ke objek dan berdiri di dekat ojeknya, pengguna tarik pelatuk untuk melihat keterangan suhu pada layar thermal gun.

Baca juga: Pemindai Suhu Tubuh, Perangkat Andalan Bisa Mendeteksi Virus Corona

2. Thermal Scanner

Thermal scanner ini memiliki kamera yang digunakan untuk mengecek suhu tubuh di seluruh bagian tubuh manusia. Dilansir dari NBC, ada beberapa bandara menggunakan thermal scanner camera ini untuk digunakan memindai suhu tubuh yang demam tanpa harus menggunakan termometer.

Cara kerja thermal scanner camera adalah seperti kamera biasa. Hasil rekaman dari kamera ini muncul di layar video dengan objek yang lebih panas akan terlihat lebih terang. Kamera termal banyak digunakan saat  wabah SARS pada tahun 2002 dan 2003. Bandara di Singapura dan Chinapun bahkan terus menggunakannya wabah itu muncul.

Kini thermal scanner system marak dibicarakan dan digunakan kembali setelah mewabahnya virus corona dari Wuhan China yang muncul awal tahun ini. Protech Thermal dari Jisung Protech memiliki body temperature thermal sanner Thermoir-H500 yang sangat tepat dipasang untuk kasus seperti ini.

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*